Cara
Memilih Oli Mobil yang Tepat untuk Anda - Oli
berfungsi untuk melumasi mesin mobil agar tidak saling bertabrakan. Supaya
mesin bisa terus berjalan dengan mulus, jangan sampai salah pilih oli untuk
mobil. Hasilnya tidak sepele lho, karena bisa membuat tenaga mesin terus
berkurang.
Memang biasanya mekanik di bengkel terpercaya
akan merekomendasikan jenis Oli Mobil yang
tepat untuk mobil Anda. Tapi, Anda juga harus tahu oli seperti apa yang tepat
untuk kendaraan yang Anda miliki. Berikut penjelasan lengkapnya untuk Anda.

Perhatikan karakter mesin
Cara termudah untuk memilih oli yang tepat
untuk mobil Anda adalah dengan melihat buku manual yang disertakan dengan
pembelian. Secara umum, buku tersebut menjelaskan spesifikasi mesin dan jenis
oli yang tepat.
Viskositas oli
Meski memiliki fungsi yang sama, Oli mobil tidak bisa
melindungi mesin secara maksimal jika kandungannya tidak sesuai dengan karakter
mobil Anda. Biasanya perbedaannya bisa dilihat dari viskositas fluida oli
tersebut. Alias tingkat viskositas ditunjukkan dengan nomor Society of
Automotive Engineer (SAE).
Semakin besar angka di belakang kode SAE,
semakin kental konsentrasi cairannya. Misalnya oli dengan kode SAE 15W-40. Kode
menunjukkan bahwa ketebalan di musim dingin (WAE) adalah 15 sedangkan panas
adalah 40.
Sintetis vs Non-Sintetis
Jenis pertama adalah oli sintetis yang terbuat
dari berbagai bahan kimia dengan sifat aditif. Sedangkan yang kedua adalah
mineral oil yang terbentuk dari ekstraksi minyak bumi, dengan kata lain lebih
natural. Oli sintetis dapat digunakan secara maksimal saat digunakan untuk
mobil pabrik baru. Keunggulannya lebih banyak dibandingkan dengan mineral oil,
antara lain :
Bagaimana Cara Memilih Oli Mobil yang Tepat untuk Anda?
·
Tingkat penguapan lebih rendah
karena cenderung stabil saat terkena suhu tinggi
·
Lebih hemat karena tahan terhadap
oksidasi
·
Dapat menjaga kebersihan mesin
karena mengandung deterjen
Hindari Minyak Palsu
Saat ini banyak sekali minyak palsu yang
beredar di pasaran. Terkadang oli ini dipatok dengan harga yang relatif lebih
murah, namun penjualnya kerap memberikan tipu muslihat yang membuat Anda
percaya. Hati-hati, kenali ciri-ciri oli palsu di bawah ini:
·
Minyak umumnya berwarna kuning
bening seperti minyak sawit. Minyak palsu biasanya lebih tebal dan warnanya
lebih gelap
·
Minyak palsu akan terasa kasar
saat dipegang dengan kedua jari karena mengandung logam
·
Bau minyak palsu sangat anyir
seperti hasil luka bakar.
Apakah boleh mengganti oli?
Terkadang ada orang yang tetap menggunakan
hanya satu merek oli tertentu untuk mobilnya. Setelah mengetahui ada merek yang
lebih baik, dia ragu-ragu karena khawatir hal itu bisa mempengaruhi kondisi
mesin. Sebenarnya bisakah mengganti merk oli untuk mobil? Baik! Seperti yang
disebutkan sebelumnya.
Merek dan harga bukanlah penentu utama
kualitas oli mobil Anda. Hal yang terpenting, oli memiliki ketebalan yang sama
untuk jenis mesin ini. Ingat! Saat melakukan perubahan merek, kuras sisa oli
agar tidak ada sisa pembakaran dari oli lama.
Periksa Kondisi Oli
Oli tidak hanya berfungsi sebagai pelumas
mesin. Ada kegunaan lain yang perlu Anda ketahui yaitu sebagai pelindung karat,
menjaga kestabilan temperatur mesin, serta membersihkan dan menutupi
celah-celah dinding mesin.
Cukup banyak bukan dari fungsi periksa Oli Mobil? Jangan lupa untuk mengecek kondisi dan volume secara rutin. Jika tidak, bukan hanya mesinnya saja yang bisa terpengaruh, bisa jadi komponen mobil lain juga mengalami kerusakan akibat kesalahan ini.





