Sebelumnya, saya
tidak pernah membayangkan perkembangan gadget seperti smartphone dan tablet PC
akan berkembang secepat ini. Coba lihat di pasaran, ada banyak sekali perangkat
yang menawarkan berbagai fitur yang semakin hari semakin canggih. Spesifikasi
yang diusung pun tak main-main, bahkan menyaingi notebook atau laptop.
Selain itu,
dukungan aplikasi dan sistem operasi mempercepat perkembangan perangkat mobile
yang kini semakin banyak dimiliki oleh masyarakat. Pagi ini saya tiba-tiba
teringat sebuah pertanyaan yang beberapa tahun lalu ditanyakan oleh salah satu
kenalan, kurang lebih dia menanyakan hal seperti ini:
Apa cara yang
benar untuk menggunakan tablet (untuk produktivitas)? Saya membeli tablet
beberapa hari yang lalu tetapi tidak tahu untuk apa. Apakah itu benar-benar
satu-satunya akun yang tidak dapat membuat item ini? Mengapa terasa begitu
sia-sia?
Dari
pertanyaannya sudah bisa ditebak bahwa ia bingung untuk memanfaatkan perangkat
yang saat itu dibelinya dengan harga kurang lebih 7 juta rupiah dan ia merasa
bahwa perangkat itu tidak ada gunanya. Memang, kenalan saya yang ini bukanlah
tipe orang yang mau membeli barang hanya untuk dipamerkan alias gaya-gayaan
saja.
Tapi entah setan
apa yang merasukinya waktu itu sehingga dia tiba-tiba membeli perangkat tablet
tanpa tau harus digunakan untuk apa. Dan beberapa hari kemudian ia langsung
menjual perangkat tersebut karena saya pun belum bisa memberikan saran yang
baik untuknya karena memang saat itu fitur dari tablet tersebut sangatlah
terbatas.

Namun keadaan
sudah jauh berbeda saat ini. Banyak tablet murah yang di jual. Dengan harga yang relatif
murah saja kita bisa mendapatkan gadget yang hampir serba bisa yang dibekali
dengan spesifikasi yang cukup untuk melakukan banyak hal.
Dan memang
seharusnya saya bisa memanfaatkan potensi besar yang dimiliki oleh smartphone
ini dengan lebih baik lagi.
Nah jika kamu
juga merasakan kebingungan yang sama dengan kenalan saya itu untuk memanfaatkan
tablet atau smartphone milikmu, maka kamu wajib untuk lanjut membaca postingan
ini hingga akhir karena saya akan memberikan beberapa tips untuk
mengomptimalkan penggunaan gadget canggihmu agar tidak mubazir. Berikut
diantaranya :
Apalah artinya
prosesor cepat, RAM besar, fitur lengkap tapi cuma dipake buat narsis, chatting
dan main socmed saja? Hey, harusnya kamu tau kalau kamu bisa memanfaatkan itu
semua untuk hal yang lebih bermanfaat!
Beberapa profesi
mungkin tidak terlalu membutuhkan smartphone atau tablet, tapi di beberapa
profesi lain perangkat ini bisa sangat besar manfaatnya! Sebut saja mbak-mbak
online shop, jurnalis/wartawan, blogger atau mungkin wirausahawan di bidang
lainnya.
Kamu bisa
memanfaatkan spesifikasi yang ada untuk mempercepat pekerjaanmu khususnya
ketika kamu sedang tidak membawa laptop. Untuk wartawan atau blogger misalnya,
kamu bisa memanfaatkan fitur multitasking untuk mengambil foto, edit gambar
(crop, perbaikan warna, memberi watermark) dan kemudian membuka browser untuk
memposting dan upload gambar yang kamu ambil tadi.
Tentu saja kamu
juga bisa memanfaatkan smartphone mu untuk mencatat atau merekam baik secara
audio (sebagai catatan cepat) ataupun visual agar kamu ingat soal apa yang kamu
saksikan dan ingin kamu sampaikan kepada para pembaca mu.
Hal ini pastinya
akan bisa mempercepat proses memposting laporan mu itu, khususnya ketika kamu
menghadiri event-event tertentu agar kamu bisa memberikan informasi ter-update
dan tercepat bagi para pemirsa mu.
Fitur
multitasking ini juga bisa dimanfaatkan oleh kamu para sista-sista online shop.
Kebetulan saya juga pernah menjalankan beberapa bisnis online dan saya bisa
merasakan betapa pentingnya fitur multitasking khususnya untuk meladeni calon
pembeli yang agak rewel.
Kamu bisa
mengambil foto produkmu, melakukan editing (perbaikan warna & memperkecil
ukuran gambar untuk menghemat kuota saat meng-upload), membuka aplikasi chat
dan mengirimkan foto tersebut kepada konsumen.
Jika diperlukan,
kamu juga bisa memanfaatkan kecepatan multitasking untuk membuka aplikasi
tempat kamu menyimpan data produk mu, meng-copy dan mengirimkan data tersebut
pada konsumen.





